YLPKN Laporkan Dugaan Pungli Duit BPNT, Sahli : Kejari Tolong Usut Tuntas

YLPKN Laporkan Dugaan Pungli Duit BPNT, Sahli : Kejari Tolong Usut Tuntas

Foto : Ketua YLPKN Jabar Hendra Malik usai melaporkan dugaan Pungli dalih Uang Gesek Agen di kantor Kejari Cianjur, Selasa (2/2/2021)


CIANJUR. Maharnews.com - Ketua Komisi D DPRD Cianjur Sahli Saidi, mendukung langkah Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) provinsi Jawa Barat, yang melaporkan dugaan pungli duit program BPNT dalih "Uang Gesek Agen Rp 5000" kepada Kejari Cianjur. 

"Kita mendukung langkah YLPKN yang telah berani melaporkan dugaan tersebut terhadap Kejaksaan Negeri Cianjur," Ujar Sahli Saidi saat dihubungi melalui sambungan, Selasa (2/2/2021) pukul 20.00 WIB.

Ia menegaskan Kejari tolong laporan dugaan kasus tersebut diusut tuntas, agar Keluarga Penerima Manfaat tidak lagi dirugikan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Kita berharap Kejari untuk mengusut tuntas para oknum yang terlibat dalam kasus tersebut," harapnya.

Ketua YLPKN Jabar Hendra Malik mengungkapkan terkait laporan kepada Kejari Cianjur. Karena ada beberapa temuan hasil monitoring kami, diantaranya adalah adanya potongan dengan dalih Uang Gesek Agen, per KPM itu Rp 5000 rupiah. 

"Sehinga bantuan dari program BPNT terpotong 5000 rupiah dari nilai bantuan 200 ribu itu," Ujar Malik 

Selain itu lanjut Malik, "transparansi harga sembako pendistribusian BPNT ini disana ada satu pics daging sapi dengan harga 54000 rupiah. Nah satu pics itukan berapa. Apakah itu satu kilo atau setengah kilo atau berapa. 

"Tapi ternyata para Agen yang berada di wilayah kecamatan Sindangbarang itu berpareatif, ada yang 4 ons, ada yang 4 ons setengah, bahkan ada yang kurang dari 4 ons, kenapa bisa terjadi seperti itu," kata Malik. (Nn)





Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE