Ngopi Sembari Update Informasi - Berita

25 Pengurus LEMKARI Cianjur Resmi Dikukuhkan

25 Pengurus LEMKARI Cianjur Resmi Dikukuhkan

Foto : Pengurus baru LEMKARI Kabupaten Cianjur


CIANJUR.maharnews.com.com - Ketua Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Provinsi Jawa Barat  H. Ricky Muchtar, S.H, melantik dan mengukuhkan 25 Pengurus LEMKARI Kabupaten Cianjur periode 2025-2029. 

Pelantikan mengusung bertema “Sinergi Menuju Prestasi” berlangsung digelar di Aula kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cianjur, Minggu 21 Desember 2025.

Hadir pada kesempatan Pengurus Wilayah Pusat LEMKARI, Pengurus Provinsi Jabar, Forkopimda dan tamu undangan lainnya.



Ketua LEMKARI Cianjur, Julkarnaen Simarmata dalam kesempatannya menyampaikan dua arahan strategis untuk masa kepemimpinannya yaitu 
memperkuat eksistensi dan kontribusi LEMKARI dalam peta karate daerah, dan pemerataan pembinaan.

Ia mengatakan bahwa aktivitas tidak hanya terpusat di dalam kota, namun akan berupaya maksimal agar program merata hingga ke pelosok kecamatan dan desa, agar target juara bisa tercapai.

"Kami akan membangun sistem kaderisasi berjenjang untuk menciptakan bibit unggul andalan Cianjur yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Tak hanya itu, Julkarnaen juga menyoroti peran sosial LEMKARI dalam membina karakter generasi muda. 

Kehadiran LEMKARI di Kabupaten Cianjur, lanjut Julkarnaen, diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi pemuda dengan berlatih disiplin dan bela diri. Tentu ini dapat mengurangi potensi kenakalan remaja dan masalah sosial lainnya.

"Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya kerja nyata pengurus baru. Dengan fokus pada ekspansi ke daerah pedesaan dan pembinaan atlet berbakat, LEMKARI Cianjur bertekad tidak hanya mencetak juara, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan karakter pemuda dan mengharumkan nama Cianjur di kancah olahraga nasional," pungkasnya. (ANANG)



Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE