Tak Cuma Sanggahan, Dirut CSP Siap Perkarakan Proses Tender di Cianjur ke PTUN

Tak Cuma Sanggahan, Dirut CSP Siap Perkarakan Proses Tender di Cianjur ke PTUN

Foto : Kantor Sekertariat Daerah Kab Cianjur


CIANJUR.Maharnews.com- Direktur Utama PT Caringin Sakti Pakidulan, Iman Setiawan menyatakan akan mengambil langkah tegas terkait kejanggalan proses tender di lingkungan Pemkab Cianjur yang saat ini tengah diikuti perusahannya. 

Berbekal amunisi berupa bukti bukti kejanggalan yang dimilikinya, Iman menegaskan pihaknya tak hanya bakal melayangkan sanggahan kepada panitia sebagaimana diatur ketentuan, tapi juga akan melangkah lebih jauh lagi.

"Saya akan bawa ke meja hijau. Kita akan ambil langkah membawa kejanggalan pada proses tender yang kita ikuti sekarang ke PTUN,"ujar Iman saat ditemui di kantor Perwakilan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Selasa (6/7/2021).

Iman mengaku sudah mengantongi beberapa bukti dugaan kesalahan dalam proses tender peningkatan proyek Jalan Cijati-Cibungur, Kecamatan Cijati. 

"Bukti tersebut akan menjadi dasar untuk melakukan sanggahan sampai ke tingkat tertinggi,"ucapnya.

Setiap rekanan, terang Iman, berhak melakukan sanggahan melalui beberapa mekanisme. Seperti sanggah kualifikasi, sanggah atas penetapan hasil pemilihan, banding, pengaduan, sampai upaya hukum. 

"Kami menemukan dugaan kejanggalan atas kesalahan dalam melakukan evaluasi, adanya dugaan penyimpangan terhadap aturan barang dan jasa, dan dugaan penyalahgunaan wewenang. Makanya kami akan melakukan somasi," kata dia,

Iman menjelaskan, sanggah kualifikasi ini juga merupakan salah satu tahapan untuk seleksi jasa kontruksi dan tender. Perlem LKPP nomor 9 Tahun 2018 menyebutkan bahwa peserta yang menyampaikan dokumen kualifikasi dapat mengajukan sanggah melalui aplikasi SPSE apabila menemukan kesalahan, penyimpangan dalam ketentuan prosedur sebagai mana diatur  dalam Peraturan Presiden nomor 16 Tahun 2018. 




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE