NasDem Jabar Rekomendasi Anis Baswedan Sebagai Capres 2024

NasDem Jabar Rekomendasi Anis Baswedan Sebagai Capres 2024

Foto : Maharnews


Cianjur.Maharnews.com - DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jawa Barat merekomendasikan Anis Baswedan sebagai calon Presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu dikatakan politisi Partai NasDem Cianjur Rustam Effendi saat ditemui di kantor Wakil Rakyat di Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Nagrak Kecamatan Cianjur, Selasa (14/6/2022).

Ia mengatakan, DPD Cianjur dan DPW secara khusus sudah menyatakan bahwa Partai Nasdem Jawa barat, setelah menampung aspirasi dari 27 DPD kabupaten/kota merekomendasikan kepada ketua umum untuk mengusung Anis Baswedan sebagai Capres 2024. 

Ditanya soal calon internal dari Partai NasDem sendiri, kader besutan Surya Paloh itu mengaku bahwa dari internal tidak ada.

"Kita tidak ada pembahasan secara khusus kecuali dibeberapa daerah seperti halnya juga Jawa barat yang akan melaksanakan pemilihan Gubernur, sudah barang tentu kita mengusung ketua DPW Saan Mustapa," ujarnya.

Disinggung target suara untuk DPD Partai NasDem Cianjur pada Pemilu 2024 mendatang, Rustam mengatakan optimis bisa mempertahankan 6 kursi legislatif.

"Optimis untuk Cianjur sudah jelas target mempertahankan 6 kursi dan menambah sampai 10 kursi. Maka konsolidasi dan restrukturisasi secara internal dari mulai DPD, DPC  berbasis TPS disemua desa," tandasnya.

Karena, lanjut Rustam, pertama tentu kekuatan kita alhamdulillah tidak berkurang sedikitpun dengan NasDem yang sebelumnya. 

Apalagi kita yakin dengan pemilu yang dilaksanakan secara serentak apalagi pileg dilaksanakan berbarengan dengan pilpres, tentu bakal ada efek-efek positif elektoral dari calon yang akan kita usung dalam pilpres nanti. 

"Kita sangat percaya dengan SDM SDM partai Nasdem Kabupaten Cianjur yang mempuni dan bisa bersaing dari semua tingkatan dan semua Dapil," kata Rustam.

Selain itu, Rustam juga mengaku kekuatan Partai NasDem Cianjur tetap kokoh meski tanpa sang menantu Bupati Cianjur.

Jadi tidak ada pengaruh. Karena dari awal, partai Nasdem tidak bergantung pada orang perorangan dan juga kepada individu. 

"Semua platform dan juga konsolidasi didasarkan pada nilai-nilai kepartaian secara kolektif kolegial maka ketika ada satu ataupun dua orang komponen yang keluar dari partai, saya rasa kita tidak akan berpengaruh kepada langkah-langkah partai untuk kedepan," pungkasnya (nn)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE