Cuma Ada di Cianjur, Jembatan Khusus Orang Sakti Pakidulan

Cuma Ada di Cianjur, Jembatan Khusus Orang Sakti Pakidulan

Foto : Sebuah bangunan abutmen jembatan tampak berdiri tegak diseblah jembatan gantung penghubung dua kecamatan di wilayah Cianjur Selatan


CIANJUR.Maharnews.com-Pembangunan jembatan di Kabupaten Cianjur tengah mendapat sorotan publik. 

Belum lama ini viral di media soal jembatan "Siluman" yang berada di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber.

Disebut begitu, pasalnya jembatan dengan nama Leuwi Dahu tersebut dibangun tanpa akses jalan yang menghubungkan langsung ke jembatan. 

Selain tak ada akses jalan, jembatan tersebut posisinya juga cukup tinggi, yakni sekitar 3 meter dari permukaan tanah di sekitarnya. 

Akibatnya jembatan yang diketahui menelan dana pemerintah hingga Rp 198 juta itu kini hanya bisa dipandangi tanpa bisa dilalui meski pembangunannya sudah rampung 3 pekan lalu. 

Nah, kali ini ditemukan juga pembangunan jembatan unik lainnya, lokasinya berada di wilayah Cianjur Selatan. 


Bangunan jembatan yang ini justru lain daripada yang lain, dimana tidak terlihat sama sekali bentuk kontruksi jembatannya. 

Pantauan Maharnews, dilokasi hanya terdapat tiga buah bangunan abutment berukuran besar dengan posisi sejajar. 

Informasi Wikipedia, Abutmen adalah substruktur yang berada di ujung bentang jembatan atau bendungan untuk menopang superstrukturnya. Jembatan dengan bentang tunggal memiliki abutmen di kedua ujungnya yang bertindak sebagai perletakan vertikal maupun lateral.


Karena Abutmen itu tak ada bangunan penghubungnya, alhasil pembangunan jembatan yang disuport oleh dana pemerintah hingga miliaran rupiah itupun tak dapat dimanfaatkan semestinya oleh warga 

Kalaupun digunakan, dipastikan hanya seorang berilmu tinggi atau orang Sakti Pakidulan yang mampu melewatinya. 

Caranya, bisa dengan loncat dari abutment ke abutment, atau mungkin berjalan diatas angin dari abutmen yang satu ke abutment lainnya. 




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE