Pejabat Dinkes Cianjur Bolak Balik ke Inspektorat Daerah, Ternyata?

Pejabat Dinkes Cianjur Bolak Balik ke Inspektorat Daerah, Ternyata?

Foto : Ilustrasi



CIANJUR. Maharnews.com - Pertanyaan demi pertanyaan bermunculan saat pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur bolak-balik ke Kantor Inspektorat Daerah (Irda). Rasa penasaran itu didominasi oleh pertanyaan ada apa?.

Memastikan kabar yang beredar, maharnews mencoba mengumpulkan informasi. Diketahui pejabat yang dimaksud adalah Sekretaris Dinkes Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy. Alasannya, terkait penanganan pandemi Covid-19 di Kota Tatar Santri.

Sekretaris Irda Kabupaten Cianjur, Asep Suhara memastikan kedatangan Dinkes ke kantornya tidak terkait pemeriksaan. Terlebih, tidak ada pengaduan masyarakat (Dumas) terkait Dinkes.

"Kita belum melakukan pemeriksaan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kita akan melakukan pemeriksaan di bulan Agustus. Ini audit ya, Kita perkirakan di bulan Agustus," ungkapnya saat ditemui di kantornya, Rabu (8/7/2020).

Suhara kembali menegaskan kedatangan pejabat OPD yang bergerak di bidang kesehatan itu terkait pendampingan. Dalam lingkup kebutuhan penanganan pandemi Covid-19.

"Itu Kita dampingi, mulai dari perencanaannya, belanjanya, dan pengajuan pembayarannya. Sehingga dari pendampingan ini tidak ada celah penyalahgunaan," tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinkes Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy membenarkan adanya permintaan untuk pendampingan. Terutama untuk anggaran yang berasal dari Biaya Tidak Terduga (BTT).

"Betul kita meminta pendampingan, untuk anggaran BTT ya," ucapnya saat ditemui seusai rapat di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cianjur di jalan Raya Bandung.

Irvan menuturkan pendampingan ini tidak terkait dengan instansi (Dinkes, red) tetapi atas nama Gugus Tugas. Pengawasannya memang ada di Inspektorat, Kepolisian, Kodim dan Kejaksaan.

"Tentunya secara jalur struktural organisasi tersebut (Gugus Tugas, red), kami meminta pendampingan berkaitan anggaran yang kami rencanakan dan realisasikan. Hal itu juga sesuai dengan aturan yang ada," pungkasnya. (wan)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE