Proyek Jalan Mangkrak, Warga Minta Kejelasan

Proyek Jalan Mangkrak, Warga Minta Kejelasan

Foto : Hendra Malik saat melihat kondisi jalan yang belum selesai dibangun, Selasa (27/11/2018)



CIANJUR. Maharnews.om - Proyek pembangunan jalan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Sukanagara, terhenti tanpa ada kejelasan. Alhasil, warga pengguna jalan merasa terganggu dan meminta penjelasan terkait terhentinya proyek tersebut.

Fakta di lapangan, sejumlah peralatan dan bahan material tertumpuk disisi jalan, tepat diujung jalan yang dibeton, Selasa (27/11/2018). Tak hanya itu, tumpukan karung semen juga tersusun rapi tertutup terpal, disisi jalan. Batu koral berserakan, di jalan yang belum dibeton, tak jarang warga yang melintas terjatuh dari motornya.

Hasil penulusuran maharnews.com, anggaran proyek betonisasi yang menghubungkan dua desa itu sebesar 2,8 M. Masa pekerjaan 120 hari kalender pertanggal kontrak 3 mei 2018. Tak hanya itu, diketahui bahwa proyek merupakan bantuan provinsi (banprov) Jabar melalui aspirasi dewan tahun anggaran 2018.

Aktivis Kabupaten Cianjur yang turut serta ke lapangan, Hendra Malik menyayangkan masih saja ada oknum rekanan yang tidak bertanggung jawab. Padahal jelas itu amanat provinsi kepada rekanan untuk merealisasikan keinginan masyarakat, dalam hal ini kebutuhan jalan.

"Anggaran yang disiapkan bukan kecil, 2,8 milyar, tetapi pekerjaan tidak terselesaikan," tuturnya saat melihat kondisi secara langsung di lapangan, lantaran banyaknya warga yang menghubungi dirinya terkait hal itu.

Jalan itu, sambung Hendra merupakan akses utama masyarakat dalam melakukan kegiatan usaha perekonomian, sayang pihak rekanan yang diduga tak bertanggungjawab sehingga masyarakat terganggu aksesnya karena masih adanya tumpukan material batu sisa pengerjaan yang tidak selesai.

"Saya akan memperjuangkan hak masyarakat, sehingga jalan ini selesai dibangun, jika nantinya dianggap perlu, bisa saja hal ini bergeser ke ranah hukum," pungkasnya. (wan/nuki)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE