KAMC Menilai Pelayanan Buruk, Disdukcapil Beralasan Pusat Jadi Kendala

KAMC Menilai Pelayanan Buruk, Disdukcapil Beralasan Pusat Jadi Kendala

Foto : Suasana audensi KAMC, warga dan perwakilan Disdukcapil Kab. Cianjur


CIANJUR. Kesatuan Aksi Mahasiswa Cianjur (KAMC) lakukan audensi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatat Sipil (Disdukcapil), Kabupaten Cianjur, Kamis (30/8/2018). Sejumlah keluhan disampaikan langsung, namun perwakilan Disdukcapil beralasan tergantung sarana dan prasarana yang tersedia di pusat.

Ketua KAMC, Ujang Ruslandi merasa kecewa dengan jawaban yang diberikan oleh perwakilan Disdukcapil. Terlebih yang menjadi kambing hitam adalah pusat atau kementrian.

"Semua jawaban alasannya selalu pusat, sebenarnya ada apa ini," cetusnya.

Menurut Ujang, kalau memang pusat yang menjadi kendala, seharusnya daerah harus lebih proaktif untuk memperjuangkan warganya, karena memang sudah menjadi tupoksi dari Disdukcapil. Selain itu, dalam mengeluarkan aturan pasti pemerintah pusat sudah menyiapkan segalanya.

"Ini tidak rasional, alasan buruknya pelayanan karena kendala dari pusat," sebutnya.

Sementara, perwakilan Disdukcapil melalui Kepala Seksi Pendataan Penduduk, Fauzi M. Rajab berkilah pelayanan tergantung dari pusat, baik itu dari segi sarana maupun prasarana. Berbicara aturan, pengurusan administrasi penduduk harus selesai dalam 14 hari.

"Tetapi, Kami bisa menyelesaikan administrasi penduduk dalam waktu sehari, selama support dari pusat ada," kilahnya

Lebih rinci, Fauzi menerangkan support yang dimaksud seperti blanko, tinta, dan koneksi jaringan. Selain itu penunggalan data dari pusat juga terkadang menjadi kendala.

"Kalau datanya belum tunggal, tidak akan bisa dicetak KTP nya, sehingga memakan waktu lebih lama," terangnya. (wan)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE