Jalan ke Halimun Terabaikan Pemerintah, Sukma : Tegakan Keadilan Dalam Membangun Cianjur

Jalan ke Halimun Terabaikan Pemerintah, Sukma : Tegakan Keadilan Dalam Membangun Cianjur

Foto : Pengendara roda dua susah payah menyusuri jalan menuju kampung Halimun, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur yang licin seusai diguyur hujan.


CIANJUR.Maharnews.com-Ruas jalan menuju ke perkampungan Halimun, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongkulon terabaikan program pembangunan pemerintah Kabupaten Cianjur. 

Selama ini warga hanya bisa merasakan jalan seadanya. Melintasi medan pegunungan yang terjal, naik turun dan berliku dengan kondisi jalan beralaskan bebatuan bercampur tanah merah.

Saat musim penghujan jalanan tak ubahnya bak aliran sungai. Sedangkan saat kemarau, terlihat seperti kubangan tak berair. Kondisi ruas jalan seperti itu sudah puluhan tahun dirasakan warga setempat.

"Saya tinggal disini dari tahun 1985. Sampai sekarang sama sekali belum ada pembangunan oleh pemerintah untuk ruas jalan yang menuju ke kampung ini,"kata Pa Anan salah seorang tokoh masyarakat Kampung Halimun saat ditemui di rumahnya.

Ia mengungkapkan bagaimana keluh kesah yang dirasakan warga dengan kondisi jalan yang tak kunjung tersentuh pembangunan tersebut. Khususnya mereka yang harus mendapat perawatan karena sakit keras dan wanita yang akan melahirkan.

"Bayangkan saja, bagaimana warga yang sakit keras lalu harus dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Lalu wanita hamil yang mau melahirkan. Saat harus melintas kondisi jalan seperti itu bagaiamana yah,"kata Anan.

Bahkan, sambung Anan, pernah terjadi wanita hamil saat melahirkan akhirnya harus meregang nyawa, karena lambannya pertolongan medis.

"Waktu itu masih harus memakai tandu. Belum ada kendaraan ambulance seperti sekarang,"imbuhnya seraya berharap segera ada perhatian dari pemkab Cianjur terkait pembangunan jalan menuju kampungnya.

Buruknya infrastruktur jalan menuju kampung Halimun disayangkan Sukma, salah seorang warga Kecamatan Karangtengah, Cianjur. 

"Pegunungan disini punya potensi besar menjadi spot wisata alam. Sayang akses jalannya masih belum mendukung. Belum sebagus  jalanan di tempat saya tinggal,"kata Sukma.

Pegiat budaya kasundaan itu mengaku ikut merasakan bagaiamana beratnya medan jalan saat berkunjung ke lokasi, terutama ketika jalanan diguyur hujan.

"Ripuh Kang. Jalannya licin, bebatuan bercampur tanah merah. Beberapa kali motor saya sama rekan terpeleset,"keluh Sukma.

Sukma berharap warga di kampung Halimun bisa merasakan juga sentuhan pembangunan jalan dari pemerintah, seperti halnya daerahnya sekarang.

"Mereka saudara kita, sama-sama warga Kabupaten Cianjur. Semoga pemerintah bisa secepatnya menegakan keadilan dalam membangun Cianjur,"harapnya. (Ck9)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE