Keluhan Bansos PPKM Darurat, DPRD Siap Fasilitasi Hingga Buat LP

Keluhan Bansos PPKM Darurat, DPRD Siap Fasilitasi Hingga Buat LP

Foto : Gedung DPRD Kabupaten Cianjur.



CIANJUR. Maharnews.com - Pengaduan keluhan pemotongan pada bantuan pemerintah yang diterima masyarakat, kerap diterima DPRD Cianjur. Hal itu menjadikan anggota wakil rakyat akan terus lakukan pengawasan pada bantuan sosial (Bansos) PPKM Darurat.

Ketua Komisi D DPRD Cianjur Sahli Saidi mengaku pihaknya akan terus mengawasi penyaluran bantuan sosial. Terlebih jika memang ada keluhan masyarakat.

“Apabila bantuan PPKM Darurat salah sasaran bisa melaporkan ke komisi D, nanti untuk ditindaklanjuti," ungkapnya, Jumat (9/7/2021).

Sahli menegaskan bahwa anggaran bansos PPKM Darurat yang turun ke masyarakat tidak boleh dipotong. Apapun bentuk dan alasannya, kalau ada langsung laporkan.

“Kalau ada yang merasa dipotong silakan melapor dan membawa bukti penerimanya berapa yang dipotong. Desa yang memotong anggaran PPKM akan diproses oleh pihak yang berwajib seperti kepolisian dan kejaksaan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Cianjur Herman Suherman menegaskan kepada para pejabat Pemerintah Desa, untuk tidak berani memotong anggaran penerima bantuan PPKM darurat.

Jika ada oknum Pemdes yang berani dengan sengaja memanfaatkan situasi memotong bantuan tersebut. Bupati tidak akan segan segan menindak.

"Kami beserta Polri dan Kejati, akan menindak tegas dan memberikan sangsi sesuai undang-undang yang berlaku," tandas Herman Suherman kepada wartawan, Kamis (8/7/2021)

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam dekat ini akan memberikan bantuan kepada warga berpenghasilan rendah namun terdampak oleh pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

"Sementara nominal yang akan berikan kepada warga berpenghasilan rendah yakni sebesar Rp 200 ribu per keluarga yang sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Total penerima 28 ribu orang, dengan anggaran sebesar Rp 5 miliar," terangnya. (wan)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE