Pare Jaya Sukma Bakal Jadi Batik Khas BPJS Ketenagakerjaan Jabar

Pare Jaya Sukma Bakal Jadi Batik Khas BPJS Ketenagakerjaan Jabar

BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Barat dan Lembaga Pengkajian, Pengembangan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (LP3EM) menggelar acara pendaftaran Hak cipta motif dan nama batik ‘Pare Jaya Sukma’ di Restoran Ikan Bakar Cianjur, Desa Cijedil, Kecamatan Cianjur, Senin (30/4/2018). Kegiatan dihadiri, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis (KCP) Cianjur, Deputi Direktur dan rombongan Ikatan istri karyawan (IIK) BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jabar. 

Dalam sambutannya, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jabar, Kuswahyudi mengapresiasi keinginan personilnya untuk memiliki batik khas Jawa Barat. Apalagi setelah berkoordinasi dengan pusat, hal itu dapat direalisasikan.

“Namun tentu saja tidak dapat dilakukan secara spontan tetapi secara bertahap. Sehingga tidak menutup kemungkinan nantinya akan digunakan di seluruh jabar. Seperti batik khas di daerah lain,” terangnya.

Selain itu, Kuswahyudi juga menegaskan dan mengingatkan pencapaian yang digapai hingga saat ini merupakan hasil bersama. Meski begitu kinerja harus terus ditingkatkan.

“Meski hasil evaluasi kinerja wilayah jabar di tahun 2017 yang menurun, tetapi dengan kerjasama yang solid, per akhir Maret 2018 kemarin prestasi kinerja wilayah Jabar mengalami peningkatan,” tegasnya.

Sementara, Ketua LP3EM, Harry M. Sastrakusuma menuturkan, Kabupaten Cianjur memiliki batik khasnya tersendiri yang disebut batik ‘Beasan’ yang artinya beras. Sedangkan untuk BPJS Ketenagakerjaan motif dan namanya akan disebut Batik ‘Pare Jaya Sukma.

“Apabila diartikan, pare merupakan bahasa Sunda yang atinya Padi, Jaya artinya puncak pencapaian, sedangkan Sukma disini berarti jiwa. Maksudnya memiliki jiwa seperti falsafah padi, semakin tua semakin bijaksana. Dengan penjabaran, padi hidup untuk memberikan kehidupan bagi makhluk atau manusia. Padi juga lambang kesejahteraaan, padi simbol kebijakan jiwa semakin tua semakin merunduk padahal dia hidup untuk berbakti kepada makhluk atau manusia lainnya," tutur Harry.

Pemberian contoh batik diberikan kepada Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jabar, Kuswahyudi untuk dikenakan pada puncak acara. Kemudian, dilanjutkan dengan pembubuhan tanda tangan bersama sebagai bentuk persetujuan. (wawan)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE