Tak Kunjung Ditangani, Jembatan Leuwikeris yang Anjlok Berpotensi Hanyut

Tak Kunjung Ditangani, Jembatan Leuwikeris yang Anjlok Berpotensi Hanyut

Foto : Jembatan Leuwikeris yang menghubungkan desa Cibanggala dengan desa Campakamulya anjlok, Selasa (26/5/2020).



CIANJUR. Maharnews.com - Jembatan Leuwikeris yang menghubungkan desa Cibanggala dengan desa Campakamulya anjlok sejak tiga minggu lalu, tepatnya Senin (18/5/2020). Hilangnya tanah penahan di bawah pondasi karena aliran sungai Cisokan yang meluap menjadi penyebab.

Niat hati ingin meliput destinasi wisata yang tidak terawat, terhadang oleh anjloknya jembatan ke akses lokasi tersebut.


Foto: Beberapa pemuda sekitar membantu warga yang melintasi jembatan anjlok.

Pantauan di lapangan, celah menganga lebar memisahkan antara aspal jalan dan jembatan disisi Desa Cibanggala. Kondisi jembatan masih terlihat kokoh, namun sudah mulai miring.

Semakin hari, celah menganga semakin lebar dan kemiringan jembatan semakin condong. Alhasil warga semakin khawatir, jembatan  Leuwikeris yang merupakan akses satu-satunya untuk kendaraan roda empat itu akan benar-benar hanyut terbawa luapan air sungai Cisokan.

Kondisi ini turut maharnews rasakan. Pasalnya jembatan itu merupakan satu-satunya akses jalan via Cianjur ke salah satu destinasi wisata di desa Cibanggala.

Tak ingin tinggal diam, Pemuda desa setempat berinisiatif membantu pejalan kaki atau kendaraan roda dua yang ingin menyebrang. Empat batang bambu disulap menjadi jembatan darurat ala kadarnya menutup celah yang menganga.

Warga sekitar, Ujang mengaku khawatir jembatan ambruk tiba-tiba karena sungai Cisokan meluap. Tetapi apa mau dikata, jembatan ini merupakan satu-satunya akses jalan terbaik.

"Bisa saja lewat jalur lain, yaitu Bandung Barat, via Citiis Sukanagara. Selain memutar jauh, kondisi jalannya rusak parah sepengetahuan saya," ungkapnya, Rabu (27/5/2020).

Ujang berharap pemerintah dapat secepatnya memperbaiki jembatan tersebut. Apalagi perekonomian masyarakat tergantung oleh jembatan tersebut.

"Motor masih bisa lewat meski harus khawatir. Mobil sama sekali tidak bisa, padahal mengangkut hasil bumi harus menggunakan kendaraan roda empat. Saya berharap pemda dapat segera memperbaikinya," harapnya.

Kembali ke Kota Cianjur, liputan Curug tilu selesai dengan mengantongi PR.



Foto: Bidik lensa Curug tilu yang sempat terhadang anjloknya jembatan Leuwikeris, Rabu (27/5/2020).

Memastikan langkah yang diambil oleh Pemda Cianjur, maharnews mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kepala Bidang Preservasi Jalan Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, Didi Sunardi mengatakan sudah melakukan survei. Koordinasi dengan berbagai pihak telah dilakukan.

"Sudah disurvei dan kemungkinan akan diajukan dalam anggaran perubahan," ucapnya saat dihubungi melalui aplikasi pesan, Selasa (2/6/2020).

Ditanya terkait lamanya anggaran perubahan dapat terealisasi serta kondisi jembatan yang semakin miring dan khawatir hanyut, Didi mengaku sedang berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait dalam penanggulangannya. Sehingga tidak harus menunggu berbulan-bulan.

"Koordinasi terus dilakukan kang, dengan desa, dinas dan provinsi. Kemungkinan penggunaan dana desa, aspirasi atau dari dinas masih dikoordinasikan mengingat kondisi saat ini (Covid-19, red). Untuk sementara solusinya hanya memakai jembatan darurat," tuturnya. (wan)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE