Warga Desa Sinarbakti Dikeroyok Belasan Orang, Istri Buat Laporan

Warga Desa Sinarbakti Dikeroyok Belasan Orang, Istri Buat Laporan


CIANJUR. Maharnews.com - Engkus Bin Jamjuri, warga Kampung Ciparay, Desa Sinarbakti, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur menjadi korban pengeroyokan belasan orang. Tak terima dengan yang dialami suaminya, Istri korban, Enah melaporkan hal itu ke Polres Cianjur didampingi kuasa hukumnya, Selasa (29/1/2019).

Istri korban melalui kuasa hukumnya, Aa Jaelani, SH., mengatakan hal itu ditempuh karena secara hukum yang berlaku di Indonesia tidak dibenarkan masyarakat main hakim sendiri. Kalau memang benar korban melakukan tindakan pidana, laporkan atau serahkan ke pihak yang berwajib, bukan di cari dan diburu bahkan dikeroyok.

"Negara kita negara hukum janganlah kita semua mengikuti hawa nafsu yang akhirnya merugikan orang lain dan diri kita sendiri," ujarnya sembari memperlihatkan Surat Tanda Bukti Lapor.

Kuasa hukum membeberkan kronologis hingga terjadinya pengeroyokan tersebut.

"Pengakuan keluarga, korban dikeroyok belasan warga desa Sinarbakti karena mereka menduga korban memukul dan membacok kepala desa Sinarbakti beberapa waktu lalu," bebernya.

Menurut Jaelani ini masih dugaan jika melihat bukti awal yang dilaporkannya, sehingga perlu pembuktian. Ia berharap kasus ini segera terselesaikan, sehingga kepastian hukum dapat diterima oleh keluarga korban.

"Saya berharap semoga kepolisian bisa mengungkap dan menemukan dan menangkap pelaku pengeroyokan secepatnya," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun maharnews.com, pengeroyokan terjadi pada Minggu ,(27/1/2018) lalu sekitar pukul 16.00 Wib di Kampung Cibungur, Desa Sinarbakti, Kecamatan Cijati. Engkus Bin Jamjuri dikeroyok membabi buta menggunakan senjata tajam dan benda tumpul lainnya ke seluruh tubuh korban oleh beberapa orang. Beruntung korban selamat, tetapi harus mendapatkan 50 jahitan pada luka robek di kepalanya. (wan)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE