Wow... Sembilan Milyar untuk APD di Pilkada Cianjur

Wow... Sembilan Milyar untuk APD di Pilkada Cianjur

Foto : Ilustrasi pilkada Cianjur 2020 di tengah pandemi Covid-19



CIANJUR. Maharnews.com – Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Cianjur dalam suasana Covid-19 sudah tentu membutuhkan tambahan anggaran. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Cianjur telah mengajukan penambahan anggaran, dimana 9 milyar diperuntukkan untuk pemenuhan Alat Pelindung diri (APD).

Hal itu diungkap langsung oleh Ketua KPUD Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah. Total usulan penambahan anggaran pilkada mencapai 14 milyar.

“Anggaran 14 milyar itu dibagi menjadi dua komponen. Pertama, komponen penambahan TPS itu sendiri. Kedua terkait pemenuhan APD untuk protokol Covid-19,” ungkapnya saat konferensi pers di aula KPUD Cianjur, Minggu (14/6/2020).

Selly merincikan kurang lebih empat milyar akan digunakan untuk penambahan TPS, honor adhoc, kebutuhan logistik seperti surat suara dan lainnya. Sedangkan untuk pemenuhan APD berada di angka sekitar sembilan milyar.

“Jadi totalnya ada sekitar 14 milyar,” tegasnya.

Selly mengatakan penggunaan APD akan diterapkan di semua tahapan pilkada. Sebagai salah satu upaya penerapan protokol kesehatan di tengah masa pandemi Covid-19.

"Baik bagi penyelenggara dan masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS),"  katanya.

Selly mengaku pada tanggal 7 Juni 2020 lalu, sudah melakukan rapat pembahasan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait pengajuan penambahan anggaran pada pilkada 2020 itu.

“KPUD Cianjur sebelumnya telah mengoptimalisasikan anggaran yang ada sebesar 3,1 milyar, dalam hal ini sudah ada saving 3,1 milyar. Jadi usulan anggaran tambahan untuk pemda kurang lebih di angka 11 milyar,” ucapnya

Ditanya terkait adanya pengembalian dana ke kas daerah selama penanganan Covid-19, Selly memastikan tidak ada pengembalian anggaran KPUD ke kas daerah. Ia menerangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk anggaran KPUD Cianjur awalnya sebesar 74 milyar yang dibagi dalam dua tahun anggaran.

“Di tahun 2019 kami menerima 1 milyar. Sedangkan 73 milyar untuk tahun 2020 itu dibagi menjadi tiga tahap, yaitu 40 persen, 50 persen dan 10 persen. KPUD Cianjur baru menerima tahap pertama yang 40 persen, jadi dari 73 milyar ada sekitar 29,2 milyar yang sudah dicairkan. Jika ditotalkan (dengan usulan penambahan, red)  anggaran untuk KPUD nantinya berjumlah sekitar 85 milyar,” terangnya. (wan)





Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE