Antara IPM dan Covid-19, Kamar Tamu VVIP Untuk Siapa?

Antara IPM dan Covid-19, Kamar Tamu VVIP Untuk Siapa?

Foto : Bupati Cianjur, Herman Suherman (kiri) saat diwawancarai di Pendopo seusai menerima ucapan selamat dari berbagai pihak, Selasa (18/5/2021) lalu.



CIANJUR. Maharnews.com – Penataan Kamar Tamu VVIP di Pendopo ramai menjadi sorotan publik. Terlebih anggaran yang diserap itu tidak mempengaruhi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), apalagi penanganan Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

Padahal, awal dilantiknya Bupati Cianjur, Herman Suherman memastikan bahwa anggaran yang dikucurkan ke Kota Tatar Santri terbilang minim dan bisa dikatakan kecil. Sehingga akan ada skala prioritas, terutama untuk meningkatkan IPM. 

“Sehingga mudah-mudahan IPM itu kalau kita fokus bisa ada percepatan (peningkatan IPM, red). Cicing nu hente ngedongkrak IPM mah, engke wae lah (diam saja yang tidak mendongkrak IPM, nanti saja - bahasa Sunda, red),” ungkapnya saat diwawancarai di Pendopo seusai menerima ucapan selamat dari berbagai pihak, Selasa (18/5/2021) lalu.

Begitupun dengan anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Cianjur. Bukan rahasia, bahwa sejumlah anggaran pembangunan berakhir dibatalkan, karena digunakan untuk penanganan Covid-19. 

Tetapi anggaran penataan Kamar tamu VVIP terbebas dari recofusing anggaran tersebut. Kemungkinan besar hal ini dikarenakan sang pembisik memiliki ilmu yang tinggi, baik ilmu pasti ataupun ilmu kebatian.

Terlebih, hasil penelusuran maharnews selama satu dekade ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur belum pernah menerima tamu yang konon katanya berlevel VVIP menginap di Pendopo. Tamu berlevel VVIP yang berkunjung ke Kabupaten Cianjur, umumnya saat datang, langsung ke lokasi kegiatan dan setelah selesai, biasanya akan langsung pergi untuk meneruskan kegiatan yang lain. Belum pernah terdengar, tamu VVIP yang selesai kegiatan menginap di Pendopo Cianjur.

Alhasil, muncul pertanyaan siapa sebenarnya tamu VVIP yang dipersiapkan kamarnya dengan anggaran setengah milyar tersebut. Presiden, level Menteri, level Gubernur atau level Bupati, hingga saat ini tamu itu masih menjadi misteri, untuk siapa kamar itu disiapkan?. (wan)




Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE