Dua Tender Cepat Pengadaan Barang Bernilai 55 Milyar Disabet Satu Perusahaan Konstruksi

Dua Tender Cepat Pengadaan Barang Bernilai 55 Milyar Disabet Satu Perusahaan Konstruksi

Foto : Tangkap layar laman resmi LPSE Kabupaten Cianjur



CIANJUR. Maharnews.com – Dua tender cepat dengan nilai anggaran mencapai 55 milyar yang berasal dari dana Banprov yang diluncurkan ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Cianjur Tahun Anggran (TA) 2020 telah selesai. Kedua proyek Pengadaan Barang tersebut dimenangkan oleh satu perusahaan.

Informasi dihimpun, nama dua tender cepat itu, pertama Kegiatan Pengadaan Alat Penunjang Kegiatan Belajar Mengajar Jarak Jauh Audio Video Conference di SMP (Banprov) dengan pagu 19,98 milyar dan kedua Belanja Modal - Kegiatan Pengadaan Alat Penunjang Kegiatan Belajar Mengajar Jarak Jauh Audio Video Conference di SD (Banprov) dengan pagu 35,34 milyar. 

Berdasarkandata dari laman resmi bagian pengadaan barang dan jasa (barjas) sekretariat daerah (setda) Kabupaten Cianjur (http://lpse.cianjurkab.go.id/eproc4/) tender cepat dibuat pada tanggal 20 November 2020. Selang tujuh hari, tepatnya hari ini, Jumat (27/11/2020) muncul pemenang, dan keduanya dimenangkan oleh satu perusahaan, yaitu PT. Ziya Sunanda Indonesia. 

Sedikit mencari informasi sang pemenang tender, maharnews mencoba mengakses laman resmi Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) diketahui bahwa PT. Ziya Sunanda Indonesia telah teregristasi. Perusahaan tersebut telah mendapatkan nomor pengesahan dari Menteri Kehakiman dan HAM dengan nomor AHU-0052306.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 9 Oktober 2019 setahun yang lalu.


Foto: tangkap layar laman resmi LPJKN


Sedangkan untuk Data Kualifikasi / Klasifikasi Badan Usaha, PT Ziya Sunanda Indonesia memiliki empat Sub Bidang Klasifikasi/Layanan, yaitu:

  1. Jasa Pelaksana Untuk Konstruksi Bangunan Gedung Lainnya.
  2. Jasa Pelaksana Untuk Konstruksi Saluran Air, Pelabuhan, Dam, dan Prasarana Sumber Daya Air Lainnya.
  3. Jasa Pelaksana Untuk Konstruksi Jalan Raya (kecuali jalan layang), jalan, rel kereta api, dan landas pacu bandara.
  4. Jasa Pelaksana Konstruksi Pekerjaan Jembatan, Jalan Layang, Terowongan dan Subways.

Masih di laman itu, PT Ziya Sunanda Indonesia itu memiliki kualifikasi M1 atau kelompok usaha menengah dengan kekayaan bersih Rp 500 juta hingga Rp 2 miliar. Kemampuan klasifikasi M1 dalam melaksanakan pekerjaan di bidang konstruksi diukur dengan nilai 0 rupiah hingga Rp 10 miliar. Selain itu perusahaan tersebut tergabung dalam asosiai Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi).


Foto: tangkap layar laman resmi LPJKN


Sedangkan pada website Gapensi.or.id, PT Ziya Sunanda Indonesia tersebut berkategori perusahaan kontraktor dengan tanggal bergabung di Gapensi tanggal 18 Agustus 2020. Tak banyak data yang diperoleh dari laman resmi tersebut, karena banyak data yang sepertinya belum diinput.


Foto: tangkap layar laman resmi Gapensi


Sebagai tambahan, jejak digital PT Ziya Sunanda Indonesia tercatat mengikuti beberapa tender di kementerian dan instansi negara. Di antaranya lelang di Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertahanan, Kementrian Pertanian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian PUPR. Dari beberapa tender yang diikuti, Perusahaan tersebut keluar sebagai pemenang pada tender Pengadaan Notebook untuk Badan Kebijakan Fiskal Tahun Anggaran 2020 di Kementerian Keuangan dengan anggal pembuatan tender 07 September 2020 lalu.


Foto: tangkap layar laman resmi LPSE Kementrian Keuangan


Begitulah data awal yang berhasil dirangkum maharnews. Selain itu, waktu yang tersedia bagi perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaannya hanya sampai tanggal tutup buku APBD Kabupaten Cianjur, yaitu tanggal 31 Desember 2020. Artinya waktu yang tersedia hanya tinggal 33 hari lagi namun jika tak selesai, dapat diperpanjang dengan denda tentunya. (wan)





Tulis Komentar Facebook

Komentar Facebook

Bijaksana dan bertanggung jawablah dalam berkomentar, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE